Awal awal masa transisi di kota ini dan masuk di kampus ini adalah masa transisi yang sulit bagiku dari keadaanya yg ga kondusif. Aku gag seneng masuk di universitas ini dan aku ingin keluar dari universitas dari awal aku masuk ospek sampai masuk PKPBA. Mau gimana lag ilex ini sudah keputusan mu dan akibat kamu terlalu memberikan semua yang telah kamu berikan dan jg kebodohan dan kelemahan serta kekurangan yang kolot dan sia sia. Sebenernya aku bisa saja dan aku faham dengan kuliah ini dengan mata kuliah yang hebat ini tapi hanya karena dialah aku bisa bertahan samapai sekarang dan menjadi seonggok mahasiswa bego yang terjebak system cinta yang ternyata membuatku bego. Dan sekarang gag bisa lah loe mau pindah jurusan lex ingat juga semester berapa kamu ini 5 bro.
Pertanyaan kecilpun terlintas diotak ini kenapa aku lebih memberatkannya padahal waktu itu ada tawaran dari mbak untuk pindah kedokteran yang notabene bidang yang aku fahami, kenapa aku malah menolaknya. Hidupku pun mulai kalut 3 bulan ini. Orang yang dulu pernah aku bela agar aku tidak pindah dan agar aku bertahan sekarang menjauhi aku. Shok lah ane, lihat kenyataan yang pahit dan semua yang aku tinggal kan demi FAKULTAS KEDOKTERAN UNAIR hanya demi seorang cewek.
Pertanyaan kecilpun terlintas diotak ini kenapa aku lebih memberatkannya padahal waktu itu ada tawaran dari mbak untuk pindah kedokteran yang notabene bidang yang aku fahami, kenapa aku malah menolaknya. Hidupku pun mulai kalut 3 bulan ini. Orang yang dulu pernah aku bela agar aku tidak pindah dan agar aku bertahan sekarang menjauhi aku. Shok lah ane, lihat kenyataan yang pahit dan semua yang aku tinggal kan demi FAKULTAS KEDOKTERAN UNAIR hanya demi seorang cewek.
Emang gila, hal yang seharusnya tak membutakanku pada kesetiaan bodoh yang membuatku terpuruk. Gila nih, baru sekarang aku merasakan pedesnya dan aku merasakan kebodohanku. Pagi ini aku curcol sama kakakku yang sebentar lagi akan menikah di tanggal 27 november 2011 ini. “mbak aku koq keliatah gag cocok jadi anak tehnik..” kakak ane jawab “gag bisa lah, dan salah sendiri kamu dulu aku aku tawain pindah kagak mau…!!!”. Yah ini lah pilihan hidup semua aka nada hikmahnya di masa depan dan mungkin kah ini sesuatu yang terbaik dari hidupku yang diberikan sama alloh atau suatu kebodohanku. Ya alloh berikan aku kekuatan menghadapi kebodohan ku ini di jurusan dan kampus yang tak aku fahami dari dulu yang gag bisa membuatku kondusif.







Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.